Tips Sukses Bisnis Kerajinan
By on December 14, 2014
Tips Sukses Bisnis Kerajinan — Jika Anda berencana mengubah hasrat Anda dalam membuat kerajinan menjadi bisnis full time, pelajari 5 tips untuk kesuksesan Anda
=> Awali dengan sesuatu yang Anda cintai. Pengusaha kerajinan
tidak memulai usahanya untuk menghasilkan uang: mereka memutuskan untuk
menghasilkan uang dari apa yang mereka sukai. Dalam memulai bisnis
baru, Anda akan mengalami pasang surut yang menguras waktu Anda untuk
membangun bisnis ke level berikutnya dimana Anda bisa mengandalkan dari
apa yang dihasilkannya. Hasrat yang Anda miliki untuk membuat kerajinan
bisa membantu Anda mempertahankan tingkat minat dalam bisnis serta
mendorong Anda untuk terus bekerja hingga sukses.
=> Meluangkan waktu untuk mengenali
pasar Anda. Sebelum Anda memulai bisnis, Anda harus tahu jika orang akan
membeli produk Anda, dan mereka membelinya dengan harga yang pantas.
Banyak pengusaha yang membuat kesalahan dalam mengubah bisnis menjadi
bisnis yang serius, yang pada akhirnya pasar yang ada terlalu kecil
untuk membuat bisnis yang menguntungkan. Bisnis Anda bisa bertahan jika
ada permintaan yang cukup untuk mempertahankannya.
=> Jangan pernah menganggap selalu ada
pasar untuk produk Anda: temukan terlebih dahulu. Kunjungi pameran
kerajinan, bazar, berbincang dengan pengrajin, dan membaca publikasi
perdangangan. Lihat jika ada produk serupa yang dijual, dan berapa
harganya. Beberapa informasi penting yang harus Anda cari adalah: cek
apakah produk serupa sekarang dibuat oleh mesin dan dipasarkan luas; di
import dari Cina atau negara lainnya dengan harga yang lebih rendah atau
permintaan produk kerajinan.
=> Menentukan tempat untuk memasarkan
produk Anda. Apakah Anda menjual di Web atau pasar kerajinan? Haruskan
Anda menampilkan produk di pameran kerajinan? Atau haruskan Anda
menjualnya di pasar ini? Anda harus menentukan dimana akan menjual
produk. Idealnya adalah dengan memilih outlet yang memungkinkan Anda
mencapai jumlah konsumen yang besar dengan harga yang terjangkau. Banyak
pengrajin yang sekarang membuka website untuk meraih pasar yang lebih
luas, kemudian menata stan di pasar kerajinan saat akhir pekan. Lainnya
menggunakan situs lelang online sebagai tempat terbaik untuk menjual,
atau setidaknya untuk mengurangi inventori yang berlebihan, termasuk
barang yang dikembalikan.
=> Mulai perlahan, tapi pasti. Ini
sangat penting jika Anda memiliki anggaran yang sangat terbatas. Jika
Anda tidak memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa mencobanya
terlebih dahulu. Ini adalah cara terbaik untuk tahu apa yang diinginkan
pasar sebelum menghabiskan banyak uang untuk inventori, suplai dan
pemasaran. Anda juga harus tahu bagaimana menjalankan bisnis dengan
biaya yang efektif dan mempelajari ketrampilan yang Anda butuhkan untuk
mengelola cash flow Anda. Pengusaha kerajinan biasanya membutuhkan waktu
sekitar dua tahun sebelum bisnisnya menunjukkan profit.
=> Memberikan harga produk
dengan tepat. Bagaimana menentukan harga produk seringkali menjadi
tantangan pengusaha kerajinan. Anda tidak ingin memberinya harga terlalu
rendah yang tidak bisa menutup biaya Anda; tapi Anda juga tidak ingin
memberikan harga yang terlalu tinggi. Kuncinya adalah harga untuk
profit.
Ada beberapa cara untuk menetapkan harga yang tepat untuk produk Anda:
Pertama, tambahkan biaya-biaya Anda,
termasuk bahan baku, buruh, overhead (sewa), perijinan, biaya pemasaran,
profit, dan yang lainnya. Untuk menghitung biaya buruh, tentukan berapa
banyak yang Anda (atau karyawan Anda) dibayar perjam untuk membuat
produk Anda, kemudian kalikan upah perjam ini dengan jumlah jam dalam
seminggu yang digunakan untuk membuat produk kerajinan. Tambahkan biaya
buruh dengan harga material per biji, dan kemudian dibagi dengan jumlah
produk yang dihasilkan dalam waktu yang ditetapkan untuk mendapatkan
harga produk.
Kedua, Anda bisa mendekati retailer
lainnya dan menawarkan produk serupa. Pelajari pasarnya dan bandingkan
harganya di toko-toko, galeri, dan Web. Jika harga Anda melebihi dari
produk serupa, Anda bisa menguranginya dengan memotong harga per jam,
mendapatkan supplier yang lebih murah atau meningkatkan waktu produksi
Anda. Jika harga Anda kurang labih sama dengan produk serupa, Anda bisa
mempertimbangkan menaikkan harga Anda.






0 komentar:
Posting Komentar